Wednesday, December 3, 2025

Harga Emas Antam Membuka Desember 2025: Rp 2.406.000/Gram — Apa Artinya Bagi Investor?



PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA -  Status Harga Emas Antam Hari Ini

  • Per Kamis, 4 Desember 2025, harga emas batangan Antam jatuh Rp 6.000 per gram, dari Rp 2.412.000 ke Rp 2.406.000 per gram. (Pusat Data Kontan)

  • Harga buyback (harga ketika Anda menjual kembali ke Antam) ikut turun: dari Rp 2.273.000 menjadi Rp 2.267.000 per gram. (Pusat Data Kontan)

  • Dengan demikian, selisih (spread) antara harga jual dan harga beli kembali hari ini mencapai Rp 139.000 per gram. (Pusat Data Kontan)

Tabel Harga Emas Antam — Berbagai Pecahan (Update 4 Des 2025)

Berat Harga Emas (dasar)
0,5 gram Rp 1.253.000 (Infobanknews)
1 gram Rp 2.406.000 (Pusat Data Kontan)
2 gram Rp 4.752.000 (Infobanknews)
3 gram Rp 7.103.000 (detikcom)
5 gram Rp 11.805.000 (Infobanknews)
10 gram Rp 23.555.000 (Infobanknews)
25 gram Rp 58.762.000 (Infobanknews)
50 gram Rp 117.445.000 (Infobanknews)
100 gram Rp 234.812.000 (Infobanknews)
250 gram Rp 586.765.000 (Infobanknews)
500 gram Rp 1.173.320.000 (Infobanknews)
1.000 gram (1 kg) Rp 2.346.600.000 (Infobanknews)

(Harga dasar, belum termasuk PPh 0,25% jika relevant.)

Mengapa Harga Emas Antam Turun Hari Ini

Harga emas Antam sangat dipengaruhi oleh fluktuasi global maupun domestik. Berikut faktor utama yang mempengaruhi koreksi harga:

  • Pergerakan harga emas dunia dalam USD, yang kemudian dikonversi ke Rupiah — perubahan harga global berdampak langsung ke harga lokal. (YouTube)

  • Nilai tukar Rupiah terhadap Dolar AS. Jika Rupiah menguat terhadap Dolar, harga emas dalam Rupiah bisa turun meski harga global stabil atau naik, dan sebaliknya. (Logam Mulia)

  • Sentimen global: suku bunga dunia, kondisi ekonomi & geopolitik, yang mempengaruhi daya tarik emas sebagai aset pelindung (safe-haven). (Treasury)

  • Permintaan dan penawaran, baik domestik maupun internasional — termasuk permintaan untuk perhiasan, investasi, dan cadangan bank-sentral. (Logam Mulia)

Implikasi Untuk Investor dan Pembeli Emas

  • Karena ada jarak antara harga beli dan harga jual (spread), membeli dan menjual kembali dalam waktu singkat bisa berisiko rugi — emas lebih cocok sebagai investasi jangka menengah hingga panjang. (Pusat Data Kontan)

  • Koreksi hari ini (turun Rp 6.000) bisa jadi kesempatan beli (“buy the dip”) bagi investor yang menilai harga akan kembali naik dalam beberapa bulan ke depan.

  • Namun, perlu terus memantau faktor eksternal — seperti nilai tukar Rupiah, suku bunga global, dan dinamika ekonomi dunia — karena ini bisa menyebabkan fluktuasi lanjutan.

Tren & Proyeksi Harga Emas ke Depan

  • Banyak analis memperkirakan bahwa dalam jangka menengah hingga panjang, harga emas tetap berpotensi menguat sebagai lindung nilai terhadap inflasi dan ketidakpastian ekonomi global. (Sahabat Pegadaian)

  • Namun, potensi koreksi jangka pendek selalu ada — terutama bila suku bunga global naik atau Dolar menguat. (Reku)

  • Untuk investor jangka panjang, fluktuasi harian seperti hari ini tidak seharusnya terlalu dikhawatirkan, asalkan membeli saat harga relatif rendah dan menyimpan emas hingga periode stabil atau naik kembali.

PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA - 

No comments:

Post a Comment