PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA - Status Harga Emas Antam Hari Ini
-
Per Kamis, 4 Desember 2025, harga emas batangan Antam jatuh Rp 6.000 per gram, dari Rp 2.412.000 ke Rp 2.406.000 per gram. (Pusat Data Kontan)
-
Harga buyback (harga ketika Anda menjual kembali ke Antam) ikut turun: dari Rp 2.273.000 menjadi Rp 2.267.000 per gram. (Pusat Data Kontan)
-
Dengan demikian, selisih (spread) antara harga jual dan harga beli kembali hari ini mencapai Rp 139.000 per gram. (Pusat Data Kontan)
Tabel Harga Emas Antam — Berbagai Pecahan (Update 4 Des 2025)
| Berat | Harga Emas (dasar) |
|---|---|
| 0,5 gram | Rp 1.253.000 (Infobanknews) |
| 1 gram | Rp 2.406.000 (Pusat Data Kontan) |
| 2 gram | Rp 4.752.000 (Infobanknews) |
| 3 gram | Rp 7.103.000 (detikcom) |
| 5 gram | Rp 11.805.000 (Infobanknews) |
| 10 gram | Rp 23.555.000 (Infobanknews) |
| 25 gram | Rp 58.762.000 (Infobanknews) |
| 50 gram | Rp 117.445.000 (Infobanknews) |
| 100 gram | Rp 234.812.000 (Infobanknews) |
| 250 gram | Rp 586.765.000 (Infobanknews) |
| 500 gram | Rp 1.173.320.000 (Infobanknews) |
| 1.000 gram (1 kg) | Rp 2.346.600.000 (Infobanknews) |
(Harga dasar, belum termasuk PPh 0,25% jika relevant.)
Mengapa Harga Emas Antam Turun Hari Ini
Harga emas Antam sangat dipengaruhi oleh fluktuasi global maupun domestik. Berikut faktor utama yang mempengaruhi koreksi harga:
-
Pergerakan harga emas dunia dalam USD, yang kemudian dikonversi ke Rupiah — perubahan harga global berdampak langsung ke harga lokal. (YouTube)
-
Nilai tukar Rupiah terhadap Dolar AS. Jika Rupiah menguat terhadap Dolar, harga emas dalam Rupiah bisa turun meski harga global stabil atau naik, dan sebaliknya. (Logam Mulia)
-
Sentimen global: suku bunga dunia, kondisi ekonomi & geopolitik, yang mempengaruhi daya tarik emas sebagai aset pelindung (safe-haven). (Treasury)
-
Permintaan dan penawaran, baik domestik maupun internasional — termasuk permintaan untuk perhiasan, investasi, dan cadangan bank-sentral. (Logam Mulia)
Implikasi Untuk Investor dan Pembeli Emas
-
Karena ada jarak antara harga beli dan harga jual (spread), membeli dan menjual kembali dalam waktu singkat bisa berisiko rugi — emas lebih cocok sebagai investasi jangka menengah hingga panjang. (Pusat Data Kontan)
-
Koreksi hari ini (turun Rp 6.000) bisa jadi kesempatan beli (“buy the dip”) bagi investor yang menilai harga akan kembali naik dalam beberapa bulan ke depan.
-
Namun, perlu terus memantau faktor eksternal — seperti nilai tukar Rupiah, suku bunga global, dan dinamika ekonomi dunia — karena ini bisa menyebabkan fluktuasi lanjutan.
Tren & Proyeksi Harga Emas ke Depan
-
Banyak analis memperkirakan bahwa dalam jangka menengah hingga panjang, harga emas tetap berpotensi menguat sebagai lindung nilai terhadap inflasi dan ketidakpastian ekonomi global. (Sahabat Pegadaian)
-
Namun, potensi koreksi jangka pendek selalu ada — terutama bila suku bunga global naik atau Dolar menguat. (Reku)
-
Untuk investor jangka panjang, fluktuasi harian seperti hari ini tidak seharusnya terlalu dikhawatirkan, asalkan membeli saat harga relatif rendah dan menyimpan emas hingga periode stabil atau naik kembali.
No comments:
Post a Comment